Tutorial Autoresponder / Kirim Email Newsletter, DIJAMIN MASUK INBOX (Primary)

Tutorial Autoresponder / Kirim Email Newsletter, DIJAMIN MASUK INBOX (Primary)

Halo Sobat Sukses, kali ini saya ingin membagikan cara bagaimana saya mengirimkan e-Mail Marketing ke subscriber saya dan di Jamin sudah pasti masuk ke Inbox.

Sedikit Penjelasan yah, Email Marketing Adalah Pemasaran yang digunakan para Pebisnis Online menggunakan Email atau surat elekronik.

Sedangkan Autoresponder adalah sebuah program internet yang berpungsi untuk menangkap data pengunjung (biasanya nama dan alamat email) dan memfollow up nya dengan mengirim email secara berkala untuk diarahkan sesuai dengan kehendak pemiliknya.

Baik, kita lanjutkan ke Tutorial yang ingin saya bagikan...

Pertama sekali yang ingin saya sampaikan kepada pembaca adalah, saya bukan ORANG AHLI. saya juga sama seperti anda masih belajar dan terus belajar, dan kemudian tidak lupa untuk PRAKTEK, praktek, praktek dan membagikan apa saja yang sudah saya coba dan BERHASIL.

karena panduan ini lumayan panjang dan SANGAT MUDAH untuk di pelajari dan di praktekkan, maka saya menyusun nya menjadi beberapa bagian, yang bisa Sobat Download dibawah ini.

 

 

[indeed-social-locker sm_list='fb,li,go1' sm_template='ism_template_7' sm_list_align='horizontal' sm_display_counts='true' sm_display_full_name='true' unlock_type=2 locker_template=4 sm_d_text='<h2>Konten ini dikunci!<br></h2><p>Silahkan Share atau bagikan untuk mengakses!</p>' ism_overlock='default' ]
download [/indeed-social-locker]

 

Silahkan dibagikan, siapa tau selain anda ada yang membutuhkan panduan sederhana ini 🙂

 

Salam Newbie.

Ini Mitos-mitos E-mail Marketing yang Bisa Membunuh Kampanye Bisnis

Ini Mitos-mitos E-mail Marketing yang Bisa Membunuh Kampanye Bisnis

Sejauh ini banyak mitos-mitor seputar e-mail marketing yang muncul. Misalnya saja e-mail marketing hanya cocok digunakan untuk perusahaan besar saja, atau tidak diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 e-mail marketing dalam sepekan, atau unsubscribe merupakan hal yang tidak baik bagi bisnis.

e-mail marketing

Beberapa hal Ini merupakan jenis-jenis mitos e-mail marketing yang mencoba membantah beberapa fakta saat ini. Berikut ini merupakan lima mitos terpopuler yang bisa membunuh kampanye-kampanye Anda dalam e-mail marketing.

E-mail marketing hanya cocok untuk bisnis besar

Faktanya: E-mail marketing mudah digunakan, efektif, dan murah. Setiap orang bisa mengirim e-mail hari ini, sehingga ini jenis aktivitas marketing yang tidak memerlukan spesialis.

Akan tampak lucu jika tidak memiliki e-mail sebagai alat dalam persenjataan marketing Anda. E-mail bisa membantu Anda mendapatkan customer baru serta mempertahankan customer yang telah ada dengan biaya murah. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa 74% customer lebih memilih menerima pesan marketing melalui e-mail yang berarti bahwa jika Anda tidak mengirim e-mail maka Anda akan kehilangan banyak hal.

Unsubscribe merupakan hal yang buruk untuk bisnis

Faktanya: Tidak ada yang suka melihat orang melakukan unsubscribe dari contact list mereka. Anda telah bekerja keras untuk membangun contact list Anda. Sekarang Anda menemukan bahwa orang-orang sudah mulai keluar dari list tersebut. Biarkan saja!

Untuk memulai, jauh lebih baik bagi seseorang untuk melakukan unsubscribe dari contact list email Anda dibanding menandai Anda sebagai spam. Jika mereka menempatkan Anda di folder spam, Anda berpotensi bisa membahayakan seluruh kampanye email Anda dan kredibilitas brandAnda. Sehingga, jika seseorang tidak menginginkan untuk menerima komunikasi dari Anda, Anda harus merelakan mereka untuk unsubscribe.

Alasan lain mengapa unsubscribe bukan hal yang buruk, adalah karena ini memberikan Anda gambaran yang lebih akurat tentang siapa yang benar-benar tertarik terhadap produk dan layanan Anda. Jika Anda mengirim 50 email, seluruhnya dibuka dan 6 orang telah unsubscribe, maka ada 45 orang yang telah membuka dan membaca pesan-pesan Anda dan menganggapnya bermanfaat. Jika Anda ingin menindaklanjuti email ini dengan panggilan telepon, Anda bisa menghemat waktu dan upaya dengan menghubungi orang-orang yang benar-benar tertarik dengan apa yang Anda tawarkan.

Jangan mengirimkan lebih dari satu e-mail marketing setiap minggu

Faktanya: Bersembunyi di balik ide yang tidak menginginkan dianggap memaksa atau mengganggu, kebanyakan bisnis tidak mengirim email yang cukup! Dalam upaya mereka mencari frekuensi pengiriman email yang sempurna dan mencari waktu terbaik untuk mengirim email, para pelakumarketing cenderung tidak mengirim pesan yang cukup di tahap pemerolehan customer.

Pikirkan tentang betapa mudah menghapus email sekarang ini. Kita bisa mencentang 10-15 emaildalam satu waktu, lalu klik “hapus” dan semuanya akan hilang. Jadi, berapa banyak email Anda yang telah dihapus sebelum bahkan dibuka? Dengan mengingat hal ini, Anda bisa dengan mudah menyimpulkan bahwa semakin banyak email yang Anda kirim maka semakin banyak peluang bagiemail tersebut untuk dibuka dan dibaca. Dan jika orang tidak ingin menerima komunikasi dari Anda, mereka selalu bisa unsubscribe yang membersihkan list Anda dan benar-benar hanya menyisakan leaddan prospek yang masih hangat.

Selalu mengirimkan e-mail dengan gambar

Faktanya: Apakah Anda seorang desainer grafis? Karena jika bukan, dianjurkan agar Anda berhenti mengirim email dengan gambar. Logo dan branding Anda dalam template email sudah sangat baik, akan tetapi ada banyak cara di mana Anda bisa gagal ketika mengirim email dengan gambar, sehingga tidak patut untuk mengambil risiko dalam hal ini. Bagaimana jika gambar memiliki kualitas yang tidak cukup baik, atau browser menekan gambar sehingga email Anda terlihat tidak lengkap. Dan masih banyak hal lainnya. Untuk mengklarifikasi, penulis tidak bermaksud mengimplikasikan bahwa Anda tidak boleh mengirim gambar, tetapi lakukanlah dengan hati-hati.

Hal terburuk yang Anda bisa lakukan adalah menempatkan penawaran atau headline Anda sebagai gambar, karena banyak pembaca yang tidak akan pernah atau tidak bisa melihat gambar karena masalah koneksi atau hal lainnya. Percayalah bahwa peluang-peluang penjualan berkualitas dan leads masih bisa dihasilkan melalui e-mail, selama Anda melakukannya dengan efektif.

Alur yang Dapat Membuat Strategi E-mail Marketing Berhasil

Alur yang Dapat Membuat Strategi E-mail Marketing Berhasil

Tentu saja setiap toko online pasti ingin membuat sebuah interaksi dengan pelanggan yang baik, kemudian mereka bisa mengetahui apa saja yang biasanya dilakukan oleh pengunjung selama berada di situs toko online tersebut. Namun sayangnya sumber daya yang bisa membantu mewujudkan hal ini belum ada. Sehingga cara tepat yang bisa dilakukan ialah dengan menggunakan strategi e-mail marketing. Berikut ini merupakan alur yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan konsumen melalui e-mail marketing.

e-mail marketing

Welcome Series

Alur pertama bernama Welcome Series, di mana pengunjung yang baru pertama kali mengunjungi situs bisa dikonversi menjadi pelanggan setelah mereka melakukan proses pembelian di toko online tersebut. Setelah menjadi pelanggan, maka Anda dapat mengirimkan e-mail marketing berupa ucapan selamat datang yang bisa disesuaikan dengan karakteristik toko online Anda. Kemudian agar pelanggan merasa tertarik untuk berbelanja kembali, Anda bisa mengirimkan e-mail yang berisi perkenalan produk, mereka, maupun konsep di balik merek tersebut.

Shopping Cart Abandonment

Tentu saja kehilangan pelanggan merupakan hal yang merugikan bagi perusahaan. Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mengatasi hal ini. Salah satunya, dengan cara mengirimkan e-mail yang mengingatkan mereka untuk melanjutkan transaksi mereka. Misalnya saja, ada pelanggan yang meninggalkan keranjang belanjaan ketika proses pembelian, Anda bisa mengingatkan mereka untuk menyelesaikan proses pembelian melalui e-mail maupun mengintegrasikan shopping cart dengan cart abandonment smart list.  Apabila diperlukan, ingatkan mereka kembali apabila belum direspon, bisa juga dengan menawarkan diskon.

Post Purchase Workflow

Apabila pelanggan sudah membeli produk, Anda harus tetap bisa mempertahankan hubungan dengan mereka. Beberapa waktu setelah mereka berbelanja, sebaiknya kirim e-mail marketing berisi tawaran yang tidak terkait dengan penjual. Bisa berbentuk ulasan terkait produk atau pelayanan, bisa juga tawaran untuk mendownload e-book maupun konten yang berguna untuk mereka.

Itu tadi beberapa alur yang dikatakan bisa merevolusi strategi e-mail marketing. Jadi intinya, Anda harus bisa meningkatkan pengalaman pelanggan, mulai dari mereka belum menjadi pelanggan alias masih jadi pengunjung saja, kemudian pada saat mereka melakukan proses pembelian, baru mempertahankan pelanggan setelah menjadi pelanggan.